Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat dalam rangka mendukung program pemerintah yakni percepatan penanganan covid 19, di tahun 2021 meluncurkan sebuah aplikasi yang dipergunakan untuk memantau warga yang terpapar Covid-19 dari tingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan.
Pemantauan itu dilakukan menggunakan sebuah aplikasi yang diberi nama Tiga Pilar Covid Jakbar.
Sebuah Aplikasi yang dicetus oleh bapak kapolres metro jakarta barat kombes pol Ady Wibowo merupakan salah satu program unggulan di tahun 2022 ini

Jumlah warga yang terpapar dan sembuh sampai isolasi mandiri di rumah lengkap di aplikasi tersebut.
Aplikasi itu juga bisa digunakan oleh Bhabinkamtibmas sesuai nama dan alamat tinggal warga yang terpapar Covid-19.
Data warga yang terpapar atau sembuh pastinya bisa terlihat di aplikasi tersebut.
Pasalnya, data yang ada di aplikasi itu terhubung dengan data Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat.
Nantinya, Bhabinkamtibmas atau Bhinmas di setiap kelurahan akan memberikan treatment seperti mengantar obat, vitamin, dan kebutuhan warga yang sedang isolasi mandiri.

Selain itu, aplikasi ini memudahkan tiga pilar memberikan bantuan sembako kepada warga yang terpapar Covid-19.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo, mengatakan bahwa apliksi itu untuk melihat penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat.
BERITA VIDEO: Tingkatkan Kapasitas Pengangkutan Sampah, Pemkot Tangerang Luncurkan 55 Unit Bentor
“Datanya by name by addres warga yang terpapar Covid-19,” kata Ady kepada Warta Kota, Kamis (3/2/2022).
Ady menerangkan, para Bhinmas memiliki aplikasi turunannya secara mobile di telepon selulernya.
Data warga yang isolasi mandiri sudah ada di HP dan Bhinmas bisa segera datangi rumahnya untuk diberikan traetment.
Jika sudah sembuh, maka Bhinmas akan meminta bukti swab PCR agar data tersebut terus update.
“Para bhabin punya aplikasi turunannya secara mobile di hp masing-masing, di mana dalam aplikasi tersebut sudah ada data warga yang isoman,” ujar Ady.
Sehingga dengan adanya aplikasi ini memudahkan Bhinmas untuk memantau perkembangan warga yang isolasi mandiri.
Sementara itu, Kapolsek Tambora, Kompol Faruk Rozi, mengatakan bahwa anggota Bhinmasnya menggunakan aplikasi turunannya beenama mobile tracer.
Hari ini ada empat warga yang tercatat terpapar Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
“Ini merupakan inovasi terobosan dari bapak Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, jadi anggota kami datang sesuai by name by adress,” kata Faruk.
Keempat warganya tersebar di beberapa Kelurahan wilayah Tambora seperti Kelurahan Krendang, Kelurahan Roamalaka, Kelurahan Pekojan.
Keempat orangnya diberikan suplemen atau vitamin dan sembako.
“Nantinya Bhinmas ini akan ngecek kalau ada yang isoman ke rumah warganya, kalau sudah sembuh, dia akan foto bukti swab PCR dimasukan dalam aplikasi tersebut,” ujar Faruk.

