Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Pencurian Gerobak diselesaikan Restoratif Justice

Jakarta Barat, – Duro bin Timan (50) warga Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, harus berurusan dengan polisi lantaran mencuri gerobak sampah milik RW 15 Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Namun, karena alasan Kemanusiaan, tindak pidana ini diselesaikan melalui mediasi dengan pengurus RW, restoratif justice diluar peradilan terhadap pelaku.

“Awal Tahun 2023 Polsek Tambora, Polres Jakarta Barat diawali dengan peristiwa pidana pencurian gerobak sampah milik RW 15 Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora,” ungkap Putra dalam keterangannya. Senin (2/1/2022).

Barang Bukti Gerobak

Putra menjelaskan, aksi pencurian dilakukan pelaku sekira jam 4 sore tadi, Pelaku berusia setengah abad tersebut kepergok warga saat membawa gerobak sampah yang disimpan disamping pos RW 15.

“Aksi Pencurian ini berhasil digagalkan oleh warga setempat,” Jelasnya.

Usai ditangkap sejumlah warga, Ketua RW 15 bernama Habib Soleh langsung menghubungi Polsek Tambora, Polres Metro Jakarta Barat, melaporkan bahwa warganya telah mengamankan seorang pelaku pencurian gerobak sampah milik Rw 15.

“Setelah menerima laporan, Bhabinkamtibmas Aiptu Rusito langsung mendatangi ke TKP, bersama Babinsa, Pengurus RW dan tokoh agama setempat,” ungkapnya.

Restorative Justice kasus pencurian gerobak

Usut punya usut, pelaku mengakui sudah 2 kali melakukan pencurian gerobak sampah, pertama Ia lakukan di daerah Pademangan Barat dan pencurian kedua di samping pos RW 15 Kelurahan Tanah Sereal, Tambora.

Lanjut Putra, modus pelaku yakni berpura-pura menggunakan seragam UPK badan air, Dinas Lingkungan Hidup, Provinsi DKI Jakarta. Bagian depan baju bertuliskan Jakarta Sadar Sampah, tujuannya agar warga tidak curiga saat pelaku mencuri gerobak sampah.

“Pelaku mengakui kesalahannya dan memohon maaf kepada warga. Ia mengaku memiliki tiga anak yang masih kecil dan membutuhkan biaya untuk menghidupi keluarganya,” kata Putra.

Bhabinkamtimas pun berupaya mengajak warga untuk bermusyawarah, Alhasil warga pun sepakat untuk tidak melanjutkan tindak pidana tersebut ke ranah hukum, pengurus RW dan tokoh agama sepakat memaafkan pelaku.

“Setelah musyawarah bersama warga, tindak pidana tersebut dapat kami diselesaikan melalui restoratif justice, pelaku kita kembalikan ke keluarganya, sebelum itu seragam UPK badan air, Dinas Lingkungan Hidup, Provinsi DKI Jakarta diamankan di Polsek Tambora agar tidak disalahgunakan lagi untuk modus mencuri,” tutup Kompol Putra.

Humas Polres Metro Jakarta Barat